Ini Kronologi Penikaman oleh Pendukung Ahok yang Residivis Usai Debat Kusir
DOMINO206 | JUDIDOMINO99 | DOMINO99 ONLINE | POKER ONLINE | CAPSA SUSUN | ADUQ | CEME ONLINE | SAKONG ONLINE
Domino206.com - Rivalitas sengit antara calon maupun pendukungnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017 hingga 2022 tak hanya membuat situasi di Jakarta yang memanas.
Siapa sangka jika di situasi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kota yang berjarak 370-an kilometer dari Makassar, ibu kota provinsi, juga ikut memanas.
Meskipun jarak Palopo dengan Jakarta jika ditarik garis lurus pada peta digital mencapai 1.500-an kilometer, Pilgub Jakarta bisa membuat dua pemuda di Palopo terlibat tragedi berdarah.
Fanatisme dimiliki Samiun kepada Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membuatnya dia gelap mata sehingga menikam temannya, Ivan (20).
Peristiwa ini terjadi, Senin (15/5/2017) malam, di Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Palopo.
Jika melihat tahapan kontestasi politik di ibu kota negara tersebut, peristiwa ini terjadi hampir sebulan usai pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran kedua atau 10 hari usai penetapan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih.
Sebelum ditikam, Ivan terlebih dahulu debat kusir dengan Samiun soal kekalahan Ahok dalam pemilihan bersama dengan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat.
Nestapa Ahok kian bertambah ketika dia dijebloskan ke dalam penjara atas kasus penistaan agama Islam.
Debat kusir dua warga Palopo yang sama sekali bukan pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berujung pada cekcok.
Tak kuasa menahan emosi saat idolanya dijatuhkan oleh Ivan, Samiun menghunus badik.Langsung saja dia menikam Ivan yang mengalahkannya dalam debat.
Serangan senjata tajam itu mengenai ibu jari tangan korban yang berusaha menangkis serangan. Korban bersimbah darah.
Warga yang melerai segera melarikan Ivan ke Puskesmas Mungkajang.
Sementara itu, Samiun sekaligus residivis kasus pencurian kabur.
"Saat ini kami masih mencari pelaku," kata Humas Polres Palopo, AKP Bustang kepada Tribunpalopo.com, Selasa (16/5/2017).
Terkait dengan watak Samiun, Lurah Latuppa, Zainal yang ditemui Tribunpalopo.com mengatakan, "Orangnya memang nakal dan sudah pernah masuk lembaga (lembaga pemasyarakatan) karena pencurian."

Comments
Post a Comment